13 Desember 2009

Kecintaan Kaum

Pada dasarnya.. seseorang sudah difitrahkan untuk mencintai sesuatu..entah apapun itu..


Penolakan terhadap Cinta
Ketika seseorang mengelak, menolak, menghindar, mengurung diri, mengasingkan diri dari kecintaan dia terhadap sesuatu itu.. Orang itu melanggar fitrahnya sebagai seseorang manusia..Orang-orang seperti ini pada akhirnya menjadi orang yang penuh dengan masalah individu seperti candu..bahkan yang terburuk..bunuh diri..



Pemujaan terhadap Cinta
Tetapi, ketika seseorang terlalu berlebihan mencintai sesuatu.. cinta itu akan membuat orang tersebut kehilangan kendali akan jiwanya untuk tujuan kemana dia akan kembali dan serasa tidak ingin kembali dan ingin hidup abadi..
Di zaman dahulu, Umat muslim menggolongkan kecintaan kaum di dunia menjadi 3:
1. Cinta terhadap Orang Lain
2. Cinta terhadap Anak
3. Cinta terhadap Harta

1. Cinta terhadap orang lain(lawan jenis ataupun sesama)..
Sebegitu indahnya warna, rona, bentuk dari tubuh yang berbeda sehingga menatapnya pun aku tak berkedip..
Kekuatan dari cinta ini sebegitu kuat merasuk di dalam jiwa-jiwa yang secara alami membiarkannya tumbuh kembang seiring dengan kehidupan.. sayang, banyak dari kaum kita lepas kendali akan cinta ini sehingga banyak hal yang melanggar etika, tata aturan yang berbuah pada kemudharatan.. biarpun tidak sedikit yang menolak kekuatan cinta ini ada pada dirinya..adanya Po^^mi, H^^o, L^^bi juga karena orang berlebihan dalam memanfaatkan cinta jenis ini..

2. Cinta terhadap Anak
Begitu lucu, manis dan imutnya anak kecil yang masih dengan senyum terkembang dan suara-suara tangis bahagia.. banyak dari sekian orang tua yang menginginkan hal ini terjadi terus menerus kepada anaknya.. tak ingin terjadi sesuatu yang buruk terjadi pada anaknya, memberikan semua yang diinginkan anaknya, dan bahkan memberikan segalanya hanya agar anaknya menjadi orang yang lebih hebat dari keadaan orang tuanya saat ini (pepatah mengatakan cinta Orang Tua sepanjang jalan "tak ada habisnya")..tak ada yang salah dengan semua itu.. hanya, cintailah Penciptanya lebih dari apa yang diciptakan.. MAHABATULLAH

3. Cinta Terhadap Harta
Sudah tak perlu dipertanyakan kalau yang ini.. kemaslahatan hidup di dunia berawal dari kemapanan hasil dari cinta jenis ini..
Muslim jaman dahulu membedakan jenis ini menjadi 5 cinta, yaitu cinta terhadap:
1. Emas/ Uang
2. Perak/ Perabot
3. Kuda Berani/ Kendaraan
4. Hewan/ Peliharaan/ Ternak
5. Tanah/ Ladang/ Sawah/ Rumah

Kembalilah ke Aturan yang haq (Alqur'an) untuk memahami apa Aturan tentang pemanfaatan segala jenis cinta ini..
-khutbah Jum'at- ^^

9 komentar:

  1. cinta dalam proporsinya adalah anugrah, seperti dalam hakikatnya, cinta selelau menumbuhkan kedamaian bagi diri sendiri maupun orang lain.

    BalasHapus
  2. Lha kowe tersno karo sopo to Ngger?

    BalasHapus
  3. setuju karo kang eko...proporsional akan terasa indah pada akhirnya (halah..*_*)

    BalasHapus
  4. Kita memang perlu benar2 memahami hal ini. Seringkali kecintaan kita kepada anak, istri/suami, dan harta begitu besar. Sehingga pada saatnya semuanya diambil oleh Allah, kita menjadi terpuruk. Kita harus ingat bahwa semuanya adalah milik Allah dan kepada-Nya lah semua kembali...

    Trims sharingnya, Mas Yuud...

    BalasHapus
  5. @Kang ciwir: sip mas
    @Kang eko : setuju juga bang
    @Ndoro seten : ada deh.. ^^
    @oelil : cinta memang indah kuq..
    @bang edwin : ada waktu untuk datang.. pasti akan ada waktunya untuk pergi..

    BalasHapus
  6. yippie semua harus pada porsiny masing2 ^^

    BalasHapus
  7. Asslm,,,,

    Kunjungan Balik nih Sob,
    Thanks ya udah Berkunjung ke Rumahku...hehehe
    Rumahnya (Blognya...red) tambah oke aja,
    Gak bosen deh saya sempatkan untuk Datang ke Sini lagi..!!

    Sob saya punya Blog baru nih,
    Sempatkan untuk berkunjung ya, ini Rumah Baruku...
    http://obatjerawatalami.blogspot.com
    http://bajumuslimmuslimah.blogspot.com
    http://pakaianbajupengantin.blogspot.com


    Salam Blogger, Sukses Menjalin Silaturahmi....


    Wassalm,,,,

    BalasHapus
  8. Blog ini persis dengan punya kang musthofa,yaitu dakwa.Tapi kok domainnya berbeda yah .Selamat menunaikan ibadah puasa semoga kecintaan kaum bertambah.

    BalasHapus

komentar

Yang Sempat Mampir